8 Tempat Terbaik Untuk Melihat Sakura

Musim semi telah tiba. Di Jepang, musim semi berarti waktu mekarnya pohon bunga sakura, bunga khas jepang yang terlihat cantik dengan warna merah mudanya. Namun tidak semua tempat memiliki pohon sakura, hanya beberapa saja yang memiliki bunga sakura terbaik. Lalu di mana lagi tempat terbaik untuk melihat Sakura?

The Osaka Mint Bureau, Osaka

Lebih dari 300 pohon sakura mekar di Osaka Mint Bureau, tepat di tepi sungai Okawa dan diiringi jejeran pedagang jajanan makannan tradisional. Osaka Mint Bureau ini hanya dibuka untuk umum sekali setahu, pada musim semi, dan dengan gratis pula.

Ueno Park, Tokyo

Taman bersejarah di dekat stasiun Ueno, pusat kota Tokyo ini dulunya merupakan bagian dari kuil Edo Kaneiji. Kini, taman ini menjadi surga bagi pencinta sakura di musim semi, karena memiliki lebih dari 10ribu pohon sakura. Setiap bunga sakura mekar, warga Jepang datang ke taman ini untuk melakukan hanami, yaitu makan bersama di bawah pohon sakura.

The Philosopher's Path, Kyoto

Kyoto memang cantik dengan pesona Jepang kunonya, namun Philosopher's Path saat musim semi adalah salah satu tempat terindah dan teromantis di kota ini. ratusan pohon sakura berbaris di jalanan pinggir kanal, membuat kuil-kuil yang berada di sekitar jalan tersebut terlihat makin indah.

Yoshinoyama, Perfektur Nara

Gunung Yoshino di perfektur Nara adalah keajaiban alam - yang tercakup oleh sekitar 30.000 pohon ceri, semuanya ditanam pada ketinggian yang berbeda dan mengarah ke arah kuil yang berada di puncak gunung.

Handayama Botanical Garden, Okayama

selama musim sakura,Handayama Botanical Garden yang terletak di sepanjang lereng bukit yang curam menggabungkan pemandangan kota yang indah dengan pohon sakuranya yang sedang mekar. taman ini Tutup pada hari Selasa, kecuali selama musim hanami.

Hiroshima Peace Park, Hiroshima

Hiroshima peace park merupakan tempat peringatan bencana bom atom yang melanda kota ini pada masa Perang Dunia II. Hal ini membuat suasana mencekam dan suram saat berada di tempat tersebut. Namun selama musim semi, setidaknya 300 pohon sakura mekar di samping sungai di Peace Park, mempercantik suasana mencekam yang ada di taman ini.

Miyajima

Dari Hiroshima, naiklah feri ke Miyajima - sebuah kota di pulau Itsukushima yang terkenal karena gerbang mengambangnya dan juga rusa-rusa yang bebas berkeliaran disana. Ada sekitar 1300 pohon sakura yang melapisi jalur pejalan kaki dan sekitar kuil di Miyajima.

Matsumae Park, Hokkaido

Hokkaido adalah prefektur paling utara di Jepang, dan dengan demikian, musim semi bersakura di hokkaido lebih menarik dari tempat lainnya di Jepang. Terutama di area kastil Mastsumae, yang ditanami pohon sakura dari beragam varietas berbeda yang mekar di waktu yang berbeda-beda pula.

4 Reptil Terbesar Di Bumi Saat Ini

Reptil merupakan jenis hewan vertebrata (memiliki tulang belakang) dan berdarah dingin yaitu hewan dengan suhu tubuh yang sama dengan suhu lingkungan sekitarnya. Ukuran tubuh reptil memiliki variasi yang beragam, mulai dari yang berukuran kecil hingga berat 1 ton.

Diwartakan Environmentalgraffiti, reptil telah ada sejak 300 juta tahun lalu. Hingga abad ke-20 ini, terdapat bentuk reptil dalam ukuran tubuh besar yang masih tersisa. Inilah reptil terbesar yang tersisa di Planet Bumi :

1. Saltwater Crocodile (Crocodilians)

Saltwater Crocodile atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan buaya air asin, merupakan reptil terbesar di dunia. Tumbuh dengan panjang lebih dari 6 meter (20 kaki). Buaya ini memiliki gigi raksasa yang diklaim dapat menghancurkan tengkorak sapi di rahang reptil tersebut. Bahkan, ada mood tertentu yang bisa membawa makhluk hidup buas ini untuk menyerang manusia.

Area populasi buaya ini hidup di wilayah Australia. Selain itu, buaya air asin juga berkembangbiak mulai dari Asia Tenggara hingga Australia. Dari namanya, diketahui buaya jenis ini juga bisa hidup di laut seperti yang pernah ditemukan di laut Jepang. Konon, eksistensi buaya ini telah ada atau lebih tua dari dinosaurus, sehingga buaya air asin mampu memberi informasi sekilas mengenai nenek moyang hewan raksasa yang pernah hidup di zaman prasejarah.

2. Leatherback Sea Turtle

Jenis Penyu raksasa ini memiliki ukuran panjang lebih dari 2 meter (7 kaki) dengan rentang sirip hampir 3 meter (8 kaki). Banyaknya jaringan lemak membuat jenis penyu ini hangat ketika menyelam di lautan hingga kedalaman 1.200 meter (4000 kaki).

Penyu ini memakan jenis ubur-ubur, sayangnya hewan tersebut seringkali salah mengira bahwa apa yang dikonsumsinya ternyata tas plastik yang kemungkinan dibuang sembarang oleh manusia di perairan. Akibatnya, banyak dari jenis penyu ini yang meninggal lantaran menelan tas plastik tersebut. "Peringatan ini buat yang buang sampah sembarangan di Laut "

3. Reticulated Python

Jenis ular python besar ini adalah hewan melata yang mampu berenang dengan lincah di perairan. Bahkan, kabarnya ular python ini mampu menempuh perjalanan laut dari kepulauan Indo - Australia. Reticulated Python merupakan hewan aggressive constrictors yang melemaskan mangsanya dengan melilit tubuh, kemudian menelannya secara utuh.

Hewan ini tercatat memiliki panjang 6,95 meter (22,8 kaki), menjadikannya sedikit lebih panjang dari buaya air asin.

4. Komodo Dragon

Hewan ini dijuluki sebagai the king of lizard. Komodo ini juga disebut sebagai hewan pemburu mematikan yang memiliki panjang hingga 3 meter (10 kaki). Hewan ini biasanya berburu di sore hari, menyergap mangsanya dengan menggunakan cakarnya yang tajam dan kuat.

Memiliki ekor yang kuat dan memiliki racun yang mematikan. Istilah Dragon, tampaknya tepat untuk nama komodo dengan ukuran besar serta tampak seperti monster ganas yang siap menerkam mangsanya. Selain itu, air liur Komodo Dragon ini mengandung bakteri yang bernama virulent strains. Setiap gigitan komodo bisa mengakibatkan infeksi yang fatal.

Malaysia Klaim Tari Tor-tor? Mimpi!

Pemerintah angkat bicara soal niat Malaysia yang akan mengklaim tarian Tor-tor dan alat musik Gordang Sambilan (gondang sembilan) sebagai warisan budayanya. Menurut Wamendikbud Windu Nurhayati, selama tidak ada pengakuan resmi dari dunia, silakan Malaysia bermimpi mempatenkan dua kesenian yang selama ini dikenal asal Batak itu.
Tari tor-tor asli Batak diklaim Malaysia
"Saya kira klaim itu harus dicek betul. Klaim itu ditujukan ke siapa, kalau klaim sendiri ya sah-sah saja. Tapi kalau klaim itu ke UNESCO saya rasa tidak mungkin karena tidak ada datanya. Jadi sama saja tidak ada yang mengakui klaim itu," kata Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Dalam waktu dekat, UNESCO akan melakukan sidang penetapan soal warisan budaya nasional yang dimiliki tiap negara. Sidang itu akan diikuti 24 negara. Dalam sidang itu, Indonesia akan memasukkan Subak di Bali sebagai warisan budaya nasional.

"Dan dalam sidang itu nama Malaysia tidak masuk. Kalau pun mungkin dia mengajukan ya silakan saja tapi pasti tidak akan diterima," jelasnya.

Windu menambahkan, klaim sepihak yang dilakukan Malaysia itu tidak ada artinya. Sebab, negeri Jiran itu tidak ada dasar sejarah yang jelas pada dua kesenian itu. "Kalau klaim itu tidak diakui ya tidak punya arti juga. Sebab untuk mengklaim itu perlu mekanisme dan kalau tidak punya dasar ya tidak ada artinya," tambahnya.

Seperti diberitakan, Menteri Penerangan Komunikasi dan Kebudayaan Malaysia Datuk Seri Dr Rais Yatim seperti dilansir Bernama menyatakan mereka akan mendaftarkan tarian tor-tor dan gordang sembilan dalam warisan budaya nasional.

Kedua kesenian itu akan didaftarkan dalam Seksyen 67 sebagai Akta Warisan Kebangsaan 2005. Rais menyatakan rencana itu saat gathering masyarakat Mandailing di Malaysia.

5 Tempat Dinner Romantis di Bandung

Selain Kota Kembang, Bandung juga dikenal dengan kota yang romantis. Rasanya sangat mudah jatuh cinta dengan kota ini terlebih di 5 tempat dinner romantis berikut. Jangan lupa ajak orang terkasih untuk berbagi kisah romansa.

1. The Valley, Dago Pakar
Jln. Lembah Pakar Timur 28 Dago Bandung

Keindahan Bandung sudah bisa dinikmati sejak Anda memasuki kawasan Dago Pakar. Sepanjang jalan menuju The Valley, lampu dari bawah mengedip seakan menggoda Anda. Bangunan cantik dengan desain apik akan menyambut Anda sesampainya di resor yang juga memiliki restoran ini.

Tak perlu menginap di sini untuk bisa menikmati jamuan yang ada di restorannya. The Valley memiliki 3 area yang bisa Anda pilih untuk menghabiskan malam romantis bersama pasangan. Dalam ruangan, luar atau balkon sama-sama pekat dengan atmosfer romantis. Candle light dinner adalah salah satu kegiatan yang paling banyak dipilih para pengunjung restoran. Siap-siap larut dalam romantisme malam!

2. Maja House, Setiabudi
Jln. Sersan Bajuri No. 72 Bandung

Komplek bangunan ini sering dijadikan tempat untuk resepsi pernikahan. Tidak heran kan jika restorannya juga jadi tempat favorit untuk makan malam romantis. Mayoritas bangunan adalah kaca dan furniturnya kebanyakan terbuat dari kayu. Saat malam hari, lampu warna-warni yang redup akan memantul ke kaca-kaca dan menghasilkan suasana yang melumerkan hati.

Pilihlah area balkon dan nikmati makanan sambil memandangi geliat Kota Bandung saat malam hari dari ketinggian. Jangan lupa menggunakan pakaian yang cukup tebal atau memesan makanan hangat untuk melawan udara dingin di sana. Hangatkan diri dengan menciptakan kenangan romantis juga bisa pereda dingin yang menyenangkan.

3. Sierra, Dago Pakar
Jln. Bukit Pakar Timur No. 33 Bandung

Yang muda yang bergaya. Ekspresikan cinta kasih dengan gaya Anda yang muda dan ceria dengan menghabiskan malam di Sierra. Berada di Dago Pakar, restoran ini mengusung gaya pop yang menarik minat anak muda. Tak heran, tempat ini kerap dipenuhi para remaja.

Pilihlah meja di balkon dan nikmati pemandangan lampu kota khas Bandung. Tempat ini tidak terlalu di puncak sehingga kelip lampu yang terlihat jadi tak terlalu jauh. Menghabiskan malam sambil ngobrol santai, menikmati makanan hangat yang diselingi angin sejuk pegunungan di sini akan jadi satu malam romantis yang akan terus melekat di ingatan.

4. Kopi Ireng, Dago Pakar
Jln. Bukit Pakar Timur Ciburial No. 1 Dago - Bandung

Sebuah rumah makan berundak jadi salah satu pilihan menghabiskan malam romantis. Bangunannya tidak terlalu besar dan mayoritas terbuat dari kayu. Anak tangga menjulang dari pintu masuk hingga puncak, di setiap meter, ada balkon yang menjorok keluar. Balkon tersebut berisi paling banyak 3 meja, membuat suasana lebih tenang dan intim.

Yang membuat makin romantis adalah adanya live music yang datang menghampiri Anda. Petikan gitar menyatu dengan suara biola dan bass dipadu dengan sang biduan yang bersuara merdu, sempurna! Melewati malam dengan senandung romantis, gemulai cahaya lilin dan segelas kopi hangat akan jadi satu memori yang takkan terlupakan.

5. The Peak, Dago Pakar
Jln. Desa Karyawangi Ciwaruga KM 6,8 No 388 Parongpong Bandung

Tak lengkap rasanya jika belum melewati malam romantis di restoran pertama yang memiliki konsep dinner romantis di puncak Bandung. The Peak adalah tempat makan pelopor yang memiliki jenis romantic restaurant. Letaknya benar-benar di puncak bukit, sangat romantis saat malam sedang meraja.

Ribuan cahaya lampu dari kejauhan menemani Anda dan pasangan sepanjang malam. Bangunan dua lantai ini memiliki tempat terbaiknya yaitu di balkon. Jangan lupa pesan makanan atau minuman hangat yang bisa mengusir dingin dari angin yang meliuk di sekitar Anda.