Lemak akan menumpuk di perut bila Anda mengonsumsi kalori lebih banyak dari kebutuhan. Jika ingin menghilangkan lemak perut, kurangi asupan kalori dan tingkatkan aktivitas tubuh. Makanan tertentu juga dapat membantu membakar lemak perut.

Selain meningkatkan aktivitas tubuh, makan makanan khusus dapat membantu penurunan berat bedan terutama di bagian perut. Berikut beberapa makanan yang bisa menjadi pembakat lemak perut, seperti dilansir Livestrong, Jumat (19/8/2011):
1. Salmon
Salmon adalah makanan yang tinggi asam lemak omega-3 dan asam lemak omega-3 dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Makan 4 ons porsi salmon dua kali seminggu dapat membantu membakar lemak di daerah perut. Pilihan lain untuk meningkatkan asupan asam lemak omega-3 adalah biji rami, walnut, makarel dan tuna.
2. Alpukat
Lemak tak jenuh tunggal pada alpukat dapat mencegah lonjakan gula yang berkontribusi untuk mendapatkan berat badan bagian tengah (perut), menurut laporan CBS News. Alpukat kaya akan lemak tak jenuh tunggal, mengandung sekitar 10 gram untuk setengah buah alpukat. Alpukat juga membantu tubuh menyerap karotenoid lebih baik, yaitu senyawa pelawan kanker.
3. Pasta gandum utuh
Makan makanan biji-bijian seperti pasta gandum utuh dapat menjaga kadar insulin tubuh tetap rendah, laporan CBS News. Tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk mencerna seluruh biji-bijian. Akibatnya, Anda merasa kenyang lebih lama dan mengurangi risiko makan berlebihan di kemudian hari.
4. Kacang almond
Almond mengandung kadar magnesium yang tinggi. Mineral ini mempromosikan kontraksi otot yang lebih baik, memungkinkan Anda untuk membakar lemak perut lebih mudah. Para ahli merekomendasikan makan sekitar 23 almond setiap hari.
5. Telur
Telur mengandung perpaduan sempurna antara asam amino esensial serta protein pembangun otot. Makan telur setiap hari akan membantu Anda membakar lemak perut lebih efektif. Jika Anda memiliki kolesterol tinggi, sebaiknya hindari makan kuning telur. Diskusikan makan telur setiap hari dengan dokter untuk menentukan apakah ini adalah pilihan yang tepat untuk kondisi medis Anda. {detikhealth.com}
Pernah gak, pas lagi asik jalan-jalan memakai sendal jepit, lalu tiba-tiba sendal jepit kita putus? Jika anda mengalami hal tersebut, anda tidak usah panik atau bingung, apalagi sampai bunuh diri. Dunia gak akan kiamat hanya gara-gara sendal jepit yang putus..hehe..
Nah kembali ke topik.. kali ini saya akan berbagi cara untuk mengatasi keadaan darurat saat sendal jepit putus. ikuti langkah-langkah pertolongan pertama pada sendal jepit dibawah ini :
1. Jika anda memilik uang, lebih baik beli sendal yang baru. Tapi jika anda tidak memiliki uang yang cukup, anda bisa beli es dan kemudian mendapat sedotan, tentunya gak sebanyak seperti gambar dibawah ini..hehe..tetapi jika anda memang tidak memiliki uang sepeser pun...anda bisa mencari sedotan atau meminta sedotan ke toko terdekat sambil berdoa semoga dikasih.
2. Pilih sedotan yang sewarna dengan sendal jepit.. kalo misalnya gak ada, ya udah terpaksa beda warna, namanya juga darurat.. hehe..

3. Lipat sedotan

4. Kemudian ikatkan sehingga membentuk simpul seperti ini


5. Jika ada gunting, boleh ditambah optional ini.. gunting sedotan lain, seukuran jepitan sendal.. (ilustrasi menggunakan sedotan warna lain, supaya terlihat jelas, nanti prakteknya sih pake warna yang sama ya, supaya gak terlihat belang.. hehe..

6. Kemudian masukkan potongan sedotan melewati sedotan yang uda disimpul

7. Nah setelah itu, masukkan sedotan tadi melewati lubang sendal jepit

8. Setelah itu, sedotan dibentuk seperti gambar di bawah ini.. caranya seperti mengikat biasa, nanti jadinya berbentuk seperti ini..

9. Selesai.. sendal jepit sekarang bisa digunakan..
{kaskus.us/showthread.php?t=2914622}
Terbayang bagaimana rasanya hidup sebatang kara, cacat fisik dan tinggal dibekas bangunan kamar mandi. Namun itulah yang dijalani Mbah Saimin, warga Dusun Kaliboyo, Desa Keradenan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi.

Prihatin sekaligus menyedihkan, melihat Mbah Saimin menjalani kehidupannya. Gubuk tempat tinggalnya terletak di tengah ladang milik warga setempat. Karena bekas kamar mandi, di dalamnya terdapat bak penampung air sedalam setengah meter.
Bak tersebut dimanfaatkan oleh pemilik lahan untuk menyimpan alat-alat pertanian. Hanya ada lantai selebar badan orang dewasa sebagai ruang. Lantai itulah yang dimanfaatkan Mbah Saimin untuk melepas lelah setelah beraktifitas.
Itupun, kakek yang usianya diperkirakan lebih seabad ini, harus berbagi dengan tumpukan karung pupuk bekas.
Tempat tinggal Mbah Samin


Dikala hari mulai berganti, Mbah Saimin hanya berteman dengan gelapnya malam. Digubuknya tak ada listrik atau sekedar lampu tempel sebagai penerangan. Jika hujan turun, air akan masuk melalui celah-celah atap genteng yang lapuk.
Secara materi tak satu pun harta benda berharga yang ada. Hanya beberapa lembar pakaian yang sudah kumal dan kusam. Rata-rata sudah sobek. Celana yang dipakainya pun tak pernah berganti. Sepertinya celana itu memang satu-satunya yang dimiliki.
Hartanya yang paling berharga hanyalah ingatannya yang masih kuat. Serta tubuhnya yang menurut warga memiliki imunitas yang luar biasa. Banyak warga bercerita, Saimin tak pernah terlihat mengalami sakit. Walau polda hidupnya diluar kebiasaan orang pada umumnya.
"Alhamdulillah ia tidak pernah sakit, meski hidup seperti itu," jelas Samidi (60), salah warga setempat sekaligus pemilik lahan yang ditempati Saimin.
Gubuk tempat tinggal Saimin itu awalnya adalah kamar mandi dari rumah warga bernama Dugel. Dugel seorang tuan tanah kaya di Desanya. Saimin salah seorang yang bekerja padanya. Setelah Dugel meninggal, Saimin tetap setia bekerja pada ahli warisnya.
Bahkan kesetiaan itu berlanjut hingga empat generasi. Samidi, pemilik lahan yang ditempati Saimin, adalah generasi keempat (satu-satunya) itu. Karena termakan usia dan pertimbangan keselamatan juga, akhirnya rumah tersebut dibongkar oleh Samidi.
Selanjutnya tanah yang ada disulap menjadi ladang pertanian. Ditanami berbagai tanaman, mulai jeruk, pepaya dan sayuran. Sebelumnya, Saimin oleh Samidi saat itu diajak tinggal bersama di rumah barunya. Namun Mbah Saimin menolak secara halus.
"Sebetulnya saya kasihan sama dia. Nanti dikira sama orang saya yang tidak tahu diri. Padahal tidak. Tapi bagaimana lagi? Lah wong dia-nya tidak mau, dipaksa juga tambah nesu (marah)," ucap Samidi yang menyebut pribadi Saimin sosok yang misterius.
Aktifitas Mbah Samin


Sepanjang hari Saimin menghabiskan waktunya untuk mengurus ladang. Kulit keriputnya terlihat gosong terbakar matahari. Ia mencabuti rumput liar dari petak satu ke petak lainnya. Berpindah dengan berjalan bertumpu pada kedua telapak tangannya.
Kedua kakinya tak lagi berfungsi secara normal. Terutama kaki kanannya, yang cacat permanen akibat terjatuh.
Atau dengan kata lain (maaf) Mbah Soimin berjalan ngesot untuk mobilitasnya. Semisal saat akan mandi disungai yang berjarak sekitar 30 meter utara rumahnya. Meski begitu, selama masih dapat dilakukannya, Mbah Soimin tak akan meminta bantuan orang lain.
Nah bagi sebagian orang masih banyak yang bertanya-tanya seperti apakah yakitori itu? Yakitori (bahasa Jepang: やきとり) adalah sate khas dari Jepang yang umumnya menggunakan daging ayam. Potongan daging, kulit, hati, jantung, dan hempela dipotong kecil ukuran sekali gigit, ditusuk dengan tusukan bambu, lalu dibakar dengan api arang atau gas.

Satu tusuk Yakitori umumnya hanya berisi satu jenis bagian ayam, misalnya satu tusuk Yakitori yang terdiri dari 3 sampai 5 potongan daging ayam tidak pernah dicampur dengan potongan hati atau jantung. Sebagai variasi, ada juga Yakitoriya yang mencampur potongan besar daun bawang dan jamur shiitake kedalam tusukan Yakitori. Ada juga Yakitori yang berupa Burung Gereja (Passer montanus) atau burung kecil lainnya dalam bentuk utuh tanpa dipotong-potong.
Restoran yang hanya menyediakan Yakitori yang disebut Yakitoriya (Tukang Yakitori). Izakaya (bar/restoran khas Jepang) juga banyak menyediakan Yakitori, dibutuhkan pengontrolan dan tata cara dalam pembakaran yakitori itu sendiri (biasanya setengah matang).

Ada Yakitori yang tidak berbumbu dan tidak bersaus melainkan hanya dimakan dengan taburan garam, tapi pada umumnya Yakitori yang sudah dibakar dicelupkan ke dalam saus (bahasa Jepang: tare) yang terbuat dari kecap asin, mirin, arak, dan gula sehingga Yakitori mempunyai rasa manis-manis asin. Di Jepang sendiri yakitori ini sangatlah populer.

Yakitori memiliki arti kurang lebih “Ayam Panggang” dan walaupun memiliki nama “Ayam” namun di jepang sendiri disajikan bukan dengan ayam saja, namun bisa dicoba yakitori dengan berbagai macam rasa dari daging sapi, makanan laut, sayuran dan lain-lain.
Sejarah dari yakitori ini dimulai dari zaman Edo (1603-1867) di jepang sana, dimana yakitori ini diresepkan ke dalam buku pada tahun 1643 lewat influence dari misionaris eropa, dan sangat populer pada tahun 1960-an di sana. Yakitori sangat nikmat apabila dipadu dengan minuman seperti bir atau sake. {nurilhudaa.blogspot.com}